Wednesday, July 1, 2015

10 alasan mengapa anda harus membuat blog mulai sekarang

alasan untuk membuat blog
image source : fachrulrijal.blogspot.com

Saya pertama kali membangun sebuah blog ketika berada pada semester 4 perkuliahan tepatnya pada awal tahun 2012. Blog yang saya bangun adalah Love & Respect karena memiliki inisial yang sama dengan nama saya.


Pada tahun pertama, saya hanya memiliki satu tulisan di blog, itupun saya copas dari situs lain. Di tahun berikutnya, tulisan saya bertambah menjadi tiga tulisan. Awalnya, saya tidak betul-betul tertarik dengan dunia blogging. Ketertarikan saya mulai muncul pada semester akhir saya menemukan informasi bahwa blogging bisa menghasilkan uang. Yah. UANG. 

Sejak pertengahan 2014, saya betul-betul tertarik untuk membangun sebuah blog. Tujuan saya yang pada awalnya adalah UANG berubah. Saya sadar bahwa blogging bukan sekedar meraup dolar. Ada begitu banyak hal yang bisa kita peroleh dari blogging.
Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa anda harus membangun blog mulai sekarang.

1.    Blogging membantu kita untuk berbagi ilmu dengan orang lain


Salah satu dari bentuk amal jariyah adalah ilmu yang bermanfaat. Pertanyaannya adalah jika anda bukan guru, tentor, atau dosen bagaimana cara anda menyebarkan dan membagikan ilmu anda? Blogging memberikan anda kesempatan besar untuk menyebarluaskan ilmu anda, bukan hanya kepada satu atau seratus orang saja. Tetapi ribuan orang bisa terbantu karena anda. Jadi, ilmu yang anda miliki saat ini tidak akan sia-sia dan sebatas teori saja.

2.    Blogging adalah sebuah tantangan, dan tantangan akan membuat anda menjadi orang yang lebih baik


Apabila ada seseorang yang menyatakan bahwa blogging tidak menantang, maka anda bisa menyimpulkan bahwa orang ini tidak pernah betul-betul blogging. Tantangan dari blogging adalah ketika kita harus mampu membagi waktu untuk menulis dan menghasilkan konten berkualitas yang bisa membantu banyak orang secara konsisten. Ada begitu banyak tantangan yang dihadapi oleh seorang blogger sehingga dengan banyaknya tantangan itu akan membuat anda menjadi orang yang lebih sabar, bermental kuat, dan menjadi pribadi yang berkualitas.

 3.    Blogging membuat kita mempelajari hal-hal baru


Mempelajari hal-hal baru adalah sebuah aktifitas yang menyenangkan. Blogging mengasah kemampuan kita untuk menulis, menyebarkan konten serta bagaimana menghasilkan uang dengan konten yang kita tulis itu. Dengan mempelajari hal-hal baru, tentu saja kita akan selalu memperoleh pengalaman baru yang pada akhirnya membuat hidup kita lebih berwarna.

4.    Blogging membuka peluang untuk bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru


Bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru yang memiliki minat yang sama tentu saja adalah hal yang tidak boleh kita lewatkan dalam kehidupan. Kita akan bertemu dengan orang-orang yang mungkin pernah memiliki pengalaman yang unik dan menarik yang membuat kita bisa memperoleh inspirasi atau ilmu baru dari mereka.

5.    Anda bisa membuat dokumentasi perjalanan hidup anda ke dalam blog


Blog pada dasarnya bukan sebuah buku harian. Tetapi, jika anda ingin menjadikan blog sebagai tempat untuk menyalurkan pendapat, cerita ataupun pengalaman anda, anda bisa menjadikan blog sebagai buku harian anda. Ada begitu banyak blog yang isinya adalah sekedar kegiatan harian penulisnya. Salah satu blog  buku harian yang sangat menarik banyak pengunjung adalah blog miliki Beby Rischka yaitu Diarybebi.

6.    Blogging sangat mudah dilakukan


Menulis di sebuah blog adalah hal yang sangat mudah dilakukan. Blog bagaikan sebuah kanvas yang hanya perlu dilukis dengan rangkaian-rangkaian tulisan yang menarik dan bermanfaat. Anda bisa memulai blog dengan gratis dan kurang dari lima menit.

7.    Anda akan memiliki kebebasan yang sangat tidak terbatas melalui blogging



Blogging memberikan and kebebasan yang tidak terbatas. Anda bisa tetap melanjutkan hidup tanpa harus dibebani oleh target-target berat dari perusahaan. Anda bisa tetap berlibur di tepi pantai sambil minum es kelapa dan tetap menghasilkan uang jika anda benar-benar serius mengelola blog anda. Anda bebas mengelola blog anda kapan saja anda mau.

8.    Anda bisa merubah hidup anda dengan menjadi seorang blogger


Begitu banyak orang yang pada akhirnya sukses dan mengubah hidup mereka hanya dengan mengelola blog. Sebut saja Eka Lesmana, seorang tukang angon bebek yang bisa menghasilkan seratus juta rupiah perbulan hanya dengan mengelola blog. 

9.    Anda bisa mengurangi level stress anda dengan memiliki hobi mengelola blog


Ketika menulis tulisan ini, saya menjelang satu tahun menyandang status sebagai rakyat jelata sejak lulus dari sebuah perguruan tinggi negree di kota Makassar. Beberapa teman seangkatan saya sudah mulai stress karena belum juga terserap lapangan kerja apalagi mereka tidak memiliki hobi yang menarik. Dengan mengelola blog, anda tetap bisa menjaga level stress anda. Anda bisa tetap mempertajam otak anda meskipun anda tidak sedang berkuliah atau bekerja. Jadi, dari pada menggunakan masa-masa pencarian pekerjaan anda dengan galau lebih baik anda menulis pada blog.

10.    Blogging bisa menghasilkan uang


Anda bisa menghasilkan uang dengan blog, tetapi tidak mudah. Dibutuhkan banyak kesabaran dan kerja keras untuk meghasilkan uang dari blog. Blogger-blogger internasional seperti  Darren Rowse pemiliki Pro blogger ataupun Pat Flyn yang mengelola smart passive income tentu saja melewati banyak tantangan untuk bisa menghasilkan uang dari blog. Di Indonesia, anda bisa belajar dari Perjuangan Indri Lidiawati sebagai publisher adsense.
Itulah beberapa alasan mengapa anda harus membangun sebuah blok mulai saat ini. Anda bisa berbagi banyak ilmu dan melatih kesabaran dan mental anda melalui blogging. Dengan begitu, uang akan menjadi bonus dari kesabaran, ketekunan dan kedisiplinan anda nantinya. 

Happy Blogging!!!



7 Alasan Mengapa Kita Suka Menunda Melakukan Sesuatu

mengapa kita menunda
image source : www.wafertanggo.com

Kebiasaan menunda untuk melakukan suatu pekerjaan atau bahasa kerennya adalah prokrastinasi adalah salah satu kebiasaan buruk yang harus kita hindari. Saya yakin bahwa semua orang di dunia ini pasti pernah melakukan prokrastinasi atau menunda-nunda pekerjaan atau melakukan sesuatu paling tidak sekali dalam hidupnya.


Prokrastinasi telah merampok produktifitas kita. Ketika sedang menunda untuk melakukan suatu pekerjaan, kita sadar bahwa kita sedang melakukan hal buruk. Akan tetapi, kesadaran kita kalah melawan ketidakwarasan kita.kita tahu bahwa kita sedang melakukan prokrastinasi, akan tetapi, tetap saja kita menunda. Kita tidak pernah berusaha melawan rasa malas untuk menunda melakukan suatu pekerjaan.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa seseorang melakukan prokrastinasi:

1.    Berpikir bahwa masih ada hari esok untuk mengerjakan pekerjaan tersebut

Penyakit paling  berbahaya adalah ketika kita berpikir bahwa masih ada hari esok untuk melakukan ini atau itu. Masih ingat masa semester akhir perkuliahan anda? Biasanya jawaban ini akan muncul ketika kamu sedang membuat skripsi atau memasukkan judul skripsi. Saya pernah menunda selama 6 bulan untuk memasukkan judul skripsi sebelum akhirnya saya betul-betul melakukannya. Konon katanya orang-orang sukses di dunia selalu berpikir bahwa “ Pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini harus diselesaikan hari ini juga”.

2.    Kita merasa kekurangan skill

Merasa kekurangan skill membuat kita menunda pekerjaan. Sebagai contoh, kamu diwajibkan membuat paper untuk tugas kamu. Tetepi, untuk menyelesaikan paper itu kamu harus membaca banyak artikel panjang. Kamu kemudian merasa kekurangan skill karena kemampuan membaca kamu kurang. Akhirnya, kamu menunda untuk menyelesaikan paper itu dari pada memperbaiki kemampuan kamu untuk membaca lebih cepat dan lebih baik.

3.    Kita terlalu perfeksionis

Ketika kita bersikap terlalu perfeksionis, maka bukan hanya pekerjaan besar, pekerjaan kecilpun enggan kita lakukan. Kita akan selalu menunda sampai kita betul-betul bisa menghasilkan suatu karya yang betul-betul terbaik.

4.    Kita kekurangan motivasi

Kekurangan motivasi akan membuat kita selalu menunda. Kebanyakan procrastinator merasa bahwa ada yang salah dengan diri mereka ketika mereka melakukan sesuatu tanpa motivasi atau kekurangan motivasi.

5.    Kita kurang tertarik dengan pekerjaan tersebut

Ketika kita memang kekurangan ketertarikan untuk melakuakn sesuatu, maka kita akan cenderung menolak. Ketidaktertarikan itu bisa saja muncul karena pekerjaan yang ditawarkan terlalu membosankan atau tidak menantang sama sekali. Pada akhirnya, kita akan menunda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

6.    Kita terbelenggu oleh rasa takut pada kegagalan

Rasa takut pada kegagalan, takut melakukan kesalahan, takut karena pekerjaan yang dibebankan terlalu berat membuat kita cenderung untuk menunda melakukan sesuatu sampai kita benar-benar siap. Tetapi, sampai kapan? Terkadang, kita harus benar-benar siap untuk melakukan suatu pekerjaan meskipun kita memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk melakukan kesalahan. Lagi pula, “kesalahan pertama itu sama dengan cinta pertama. Tidak akan  pernah terlupakan”.

7.    Kita memang terlalu malas


Selain alasan-alasan di atas, alasan lainnya mengapa kita menunda adalah karena diri kita yang memang terlalu malas untuk melakukan sesuatu. Kita terlalu malas untuk bangun dari tempat tidur untuk mencuci, atau kita terlalu malas menyalakan laptop untuk mengerjakan skripsi. Malas memang merupakan penyakit yang sangat membunuh.

Itulah beberapa alasan mengapa kita cenderung menunda-nunda untuk melakukan suatu pekerjaan. oleh karena itu, jika salah satu alasan di atas merupakan alasan favorit mengapa kita melakukan sesuatu, maka kita bisa mulai mencegah hal itu  saat ini juga.

Saturday, February 7, 2015

8 alasan untuk mulai bekerja di sektor swasta yang perlu dipertimbangkan

alasan bekerja di sektor swata
image source : www.lizarazak.com

Tanpa terasa, pengumumnan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil telah diumumkan beberapa bulan terakhir ini. Beberapa ribu orang bersuka cita karena akhirnya bisa terlepas dari stastus sebagai pengangguran yang selama ini mereka sandang, sedangkan beberapa ratus ribu lainnya harus pasrah dan menunggu peluang baru. Mungkin sudah saatnya kita mempertimbangkan bekerja di sektor swasta.
 

Tingginya angka pengangguran di Indonesia yang sebagian besar adalah lulusan sarjana tentu saja membuat galau. Umumnya, ada beberapa yang menyebabkan kita merasakan kegalauan, seperti rasa bersalah karena masih membebani orang tua, rasa tertekan karena calon istri telah memina untuk datang ke rumah, rasa malu karena banyak  teman-teman sekolah dahulu telah menuju kesuksesan, dan lain-lain.
 
Oleh karena itu, mungkin saja sudah saatnya kita untuk mempertimbangkan untuk bekerja di sektor swasta meskipun bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia sektor swasta kurang menjanjikan masa depan. Ada beberapa alasan bagi kita untuk mempertimbangkan bekerja disektor swasta, antara lain:
 
1.    Bekerja di sektor swasta menjanjikan karier yang cepat
 
Berbeda dengan pegawai negeri yang kariernya umumnya ditentukan dengan masa bakti, di sektor swasta kita tidak perlu terlalu lama untuk bisa mencapai posisi penting. Pekerjaan di sektor swasta hanya membutuhkan etos kerja yang tinggi dan prestasi yang bisa kita torehkan selama bekerja.
 
2.    Gaji dan pendapatan yang bisa anda hasilkan pekerja di sektor swasta cukup menjanjikan
 
Meskipun tdak mengenal istilah remunerasi, gaji hasil bekerja di sektor swasta dan pendapatan yang bisa kita raih bisa saja lebih tinggi dari gaji pegawai negeri. Apalagi jika anda bekeja di daerah denagn UMP tinggi. Misalnya saja, gaji buruh baru di kota Jakarta bisa mencapai 3 juta rupian dalam waktu selama satu bulan. Gaji itu hampir setara dengan gaji pegawai negeri sipil yang telah bekerja selama beberapa tahun bukan?
 
3.    Pekerjaan di sektor swasta lebih menantang
 
Bekerja di sektor swasta sangat menantang. Tidak ada waktu untuk bersantai. Jadi, bagi anda yang gila kerja dan tidak suka hanya berdiam diri sambil ongkang-ongkang kaki, maka pekerjaan di sektor swasta sangat cocok untuk anda.
 
4.    Tidak ingin membebani negara
 
Seperti kita tahu, gaji yang dibayarkan oleh pemerintah kepada PNS berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. Jika anda merasa ingin mengurangi beban negara, maka anda bisa memilih pekerjaan di sektor swasta yang justru memberikan pemasukan dan keuntungan pada negara.
 
5.    Anda bisa mencari pengalaman sebelum membangun perusahaan anda sendiri
 
Pengalaman yang akan anda dapatkan ketika bekerja di sektor swasta tentu saja mejadi sesuatu yang sangat berharga terlebih lagi jika anda ingin membangun perusahaan anda sendiri. Pengalaman merupakan sesuatu yang sangat berharga bukan? Olehnya itu, maka mencari pengalaman sambil memperoleh pendapatan bukanlah sesuatu yang buruk untuk dicoba.
 
6.    Bekerja di sektor swasta membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan
 

Bagi anda yang masih ingin melanjutkan pendidikan bahkan mungkin sampai ke luar negeri, maka kesempatan untuk bekerja di berikan sektor swasta yanga da di depan mata anda saat ini tidak boleh disia-siakan. Banyak perusahaan yang memberikan beasiswa kepada pekerjanya untuk menempuh pendidikan yang lebih baik dan lebih tinggi.
 
7.    Mengembangkan keahlian yang anda miliki saat ini
 
Mengembangkan keahlian dan ilmu yang telah dimiliki pada saat perkuliahan adalah sesuatu yang perlu anda pertimbangkan sebelum melanjutkan karier anda bukan? Banyak perusahaan yang bisa memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada anda dibandingkan anda bekerja di tempat yang sama sekali tidak membutuhkan kemampuan anda.
 
8.    Mengisi waktu anda agar tidak terbuang percuma tanpa ada hal positif yang diperoleh
 
Mungkin anda masih ingin melanjukan cita-cita anda sebagai abdi negara dnegan menjadi PNS tetapi anda tidak lulus tahun ini. Jangan berkecil hati jika anda mengalami hal ini karena anda bisa menggunakan waktu anda untuk mengasah skill dan ilmu anda sehingga anda bisa lulus menjadi pegawai negeri sipil tahun depan. Dengan bekerja di sektor swasta, anda akan memperoleh gaji, pengalaman, skill dan pengetahuan yang mumpuni, sehingga tahun depan anda bisa kembali mengejar cita-cita anda sebagai PNS.

Itulah sedikit alasan mengapa anda perlu mulai mempertimbangkan untuk bekerja di sektor swasta. Bekerja selama setahun saja anda bisa menghasilkan banyak pengalaman dan pengetahuan bukan ?

Sunday, January 11, 2015

7 Alasan Mengapa Pekerjaan Di Bank Banyak Diminati

image source : www.hisbah.or.id

Saat ini, jumlah lulusan dari universitas semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini berbanding terbalik dengan lapangan kerja yang tersedia sehingga banyak yang akhirnya menemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan mereka saat kuliah dulu. Salah satunya adalah bekerja di sektor perbankan. Pekerjaan di bank memang telah menjadi salah satu yang cukup dimninati banyak orang akhir-akhir ini.
Situs-situs Indonesia maupun jejaring sosial yang memuat lowongan kerjapun  menampilkan info kerja pada sektor perbankan. Bukan hanya itu, dalam job fair yang biasa dibuka bisa dipastikan akan ada banyak bank yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Banyak alasan mengapa banyak orang memburu info lowongan pekerjaan di bank. Adapun beberapa alasan itu adalah sebaai berikut:

1. Gaji di sektor perbankan sangat besar

Gaji di sektor perbankan memang dianggap sangat besar jika dibandingkan dengan pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil yang baru masuk. Bahkan gaji seorang ODP atau MDP di bank bisa lebih besar dari pada gaji PNS ynag telah mengabdi selama puluhan tahun.

Hal ini tentu saja sangat mengiurkan bagi lulusan baru yang sedang mencari pekerjaan. Meskipun umumnya mereka tahu bahwa pekerjaan di bank sangat berat dan menguras banyak waktu dan tenaga . Gaji besar dianggap cukup membayar semua jerih payah itu.

2. Karier cepat

Pekerjaan di bank akan memberikan peluang karier yang sangat cepat. Jenjang karier di dunia perbankan sangat jelas dan sangat menjanjikan bagi banyak orang. Yang dibutuhkan hanyalah etos kerja yang tinggi. Di dunia perbankan karier akan berbanding lurus dengan kinerja sehingga memungkinkan untuk meraih karier yang cepat jika  memiliki etos kerja yang baik.

Banyak orang yang memutuskan kerja di bank karena alasan ini. kemudahan untuk mencapai karir tinggi bahkan di usia muda cukup menjadi dorongan banyak orang untuk memburu info dan lowongan kerja di bank.

3. Bank menerima semua jurusan

Bank membuka lowongan pekerjaan pada semua fresh graduate dari jurusan apapun. Mulai dari ekonomi, hukum, politik, teknik, bahkan sampai jurusan pertanian maupun arkeologi. Bahkan, semua jurusan tersebut bisa meraih posisi apapun di bank sesuai kemampuannya. Seorang sarjana teknik yang umumnya ditawarkan sebagai teknisi bisa saja menjadi seorang Officer Development Program pada bank.

Karena alasan ini, banyak orang memilih untuk bekerja di bank. Ada banyak jurusan  yang memiliki lowongan kerja sangat kecil dan jarang dibuka sehingga bank menjadi pilihan terbaik untuk berkarir.

4. Kebanggaan pribadi

Bekerja di sektor perbankan bagi orang yang telah bercita-cita sejak awal akan menjadi suatu kebanggaan pribadi. Pekerjaan di bank saat ini dianggap sebagai salah satu pekerjaan terkeren dan populer. Sehingga apabila seseorang biasa lulus dan mendapatkan pekerjaan di bank, maka ia akan menjadikan itu sebagai sebuah kebanggaan tersendiri.

5. Menyesuaikan dengan jurusan saat kuliah

Banyak orang yang memutuskanuntuk bekerja di sekor perbankan karena merasa itu adalah pekerjaan yang paling cocok di bidangnya. Umumnya lulusan ekonomi atau akuntansi akan memilih melanjutkan karir di sektor perbankan. Kesesuaian antara jurusan dan pekerjaan ini dianggap sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan ilmu yang telah didapat kan semasa perkuliahan dulu. Dengan begitu, maka ilmu yang didapatkan dianggap tidak sia-sia dan terbuang begitu saja tanpa praktik.

6. Tidak butuh “duit” untuk lulus

Saat ini, mencari pekerjaan itu tidak mudah. Hal inilah menyebabkan banyak calo-calo nakal yang berjamuran yang akan muncul pada saat-saat terbukanya lowongan kerja dan menawarkan diri kelulusan kepada pelanggannya. Tentu saja hal ini tidak gratis.

Untuk memperoleh beberapa pekerjaan, tidak sedikit banyak orang harus mengorbankan dan mengeluarkan banyak uang. Berbanding terbalik dengan pekerjaan di sektor perbankan yang hanya membutuhkan skill dan kemampuan anda.

7. Mengisi kekosongan sebelum tes CPNS

Mungkin ini juga adalah salah satu alsasan klasik mengapa seseorang memilih bekerja di sektor perbankan. Sambil menunggu penerimaan PNS, anda bisa menggunakan waktu anda untuk tetap produktif dengan bekerja di bank. Dengan begitu, anda akan lebih kaya akan pengalaman.

Profesi sebagai PNS memang sangat populer dan banyak alasan mengapa seseorang memilih menjadi PNS. Banyak orang yang  terpaksa terjun di dunia perbankan hanya karena belum lulus tes CPNS dan menjadikan bank sebagai pelarian sementara.
Jadi, bagaimana dengan anda ? apa anda telah memiliki alasan untuk memulai meniti karier di dunia perbankan? Jangan lupa untuk berburu info dan lowongan kerja dunia perbankan di situs-situs web dan jejaring sosial. Tentukan karir and a sekarang juga.

Saturday, January 10, 2015

14 Alasan Mengapa Banyak Orang Pilih Jadi PNS

image source : diskominfo-pde.riau.go.id


Apakah anda adalah freshgraduate yang sedang mencari pekerjaan adan mempertimbangkan untuk menjadi PNS? Atau anda sedang menyusun rencana masa depan anda dan Menjadi Pegawai Negeri Sipil menjadi salah satu pertimbangan Anda?
Jika jawabannya adalah iya, maka anda telah masuk di tempat yang tepat. Entah sejak kapan profesi sebagai PNS telah menjadi primadona dan pilihan utama oleh banyak orang. Bahkan anak-anak kecil yang masih belum tau apapun juga banyak yang bercita-cita menjadi PNS.

PNS dianggap sebagai pekerjaan yang sangat menjanjikan untuk masa depan. Adapun beberapa alasan mengapa banyak orang ingin menjadi PNS berikut ini mungkin bisa anda pertimbangkan.
1. Tidak ada PHK
Sudah jelas bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil berarti anda akan bebas dari PHK. Nampaknya alasan ini menjadi alasan bagi banyak orang dibandingkan bekerja di sektor swasta yang sangat beresiko. Pekerjaan sebagai PNS memungkinkan anda untuk bekerja dengan nyaman tanpa ada perasaan was-was akan dipecat kecuali jika anda melanggar hukum.
2. Tidak ada target
Bekerja sebagai PNS dianggap oleh banyak orang sebagai pekerjaan yang sangat santai karena tidak ada target yang dibebankan. Coba bandingkan dengan bekerja di sektor perbankan dimana anda akan ditargetkan ini dan itu selama dalam kurun waktu tertentu dan tentunya akan membuat anda merasa tertekan.

3. Jaminan hidup di hari tua

Bisa dibilang ini adalah alasan utama yang menjadi primadona bagi orang-orang yang ingin menjadi PNS. Banyak ornag yang tidak ingin kehidupan di hari tuanya nanti akan mengalami kesulitan sehingga PNS menjadi pilihan terbaik. Dan hal yang paling menarik adalah bahwa hal ini telah menjadi hal yang sangat umum sehingga anak SD pun tahu itu.

4. Mudah dapat calon istri

Sejak zaman dahulu kala, profesi PNS telah menjadi sesuatu yang sangat memudahkan dalam banyak hal. Termasuk dalam hal mendapatkan calon istri. Entah mengapa wanita lebih tertarik pada lelaki yang berprofesi sebagai PNS. Mungkin karena PNS lebih menjamin masa depan mereka ya?

5. Disukai calon mertua

Paradigma orang tua zaman sekarang itu masih tetap sama dengan pada zaman dulu. Orang tua cederung terbuka pada pacar anaknya yang berprofesi sebagai PNS dibandingkan profesi lainnya. Pengalaman teman saya sih, sampai sekarang hubungannya dengan pacarnya tidak direstui hanya karena ia bekerja pada salah satu bank di kota saya. Jadi, jika ingin memenangkan hati calon mertua, maka tunggu apa lagi? Persiapkan diri anda untuk menjadi PNS.

6. Banyak kemudahan

Harus diakui, PNS akan mengalami banyak kemudahan dalam hidupnya, terutama dalam hal cicil-menyicil ataupun melakukan kredit. Profesi PNS lebih dipercaya oleh banyak pihak sehubungan dengan urusan di atas.

7. Mengabdikan diri pada negara

Banyak juga orang yang memilih untuk menjadi PNS dengan tujuan untuk mengabdikan diri pada negara. Ingin merubah keadaan dan merubah sistem yang sudah carut marut menjadikan beberapa orang berjuang untuk meraih posisi sebagai PNS. Hanya saja niat tulus ini tidak dibarengi dengan pendapatan yang baik bagi para Pegawai Negeri Sipil.

8. Menjadi kebanggaan tersendiri
 
Sejak zaman batu, profesi PNS telah menjadi hal yang sangat membenggakan bagi banyak orang. Bukan hanya pribadi saja, tetapi juga keluarga, terutama orang tua, adik, kakak, bahkan sampai kakek nenek dan keluarga jauhpun akan merasa bangga jika salah satu anggota keluarganya menjadi PNS. Apa lagi PNS itu di lingkungan kementrian.

9. Membuka kesempatan belajar ke luar negeri

Jangan salah lho. Dengan berprofesi sebagai PNS seseorang membuka kesempatan yang sangat besar untuk bisa meraih beasiswa dan melanjutkan pendidikan di luar negri.

10. Tunjangan yang besar


Berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil akan memberikan anda tunjangan yang besar, seperti tunjangan anak, istri, dan lain-lain. Selain itu anda juga akan mendapatkan jaminan kesehatan. Apalagi saat ini dibeberapa instansi ada remunerasi yang tentunya sangat besar jumlahnya.

11. Penghasilan stabil dan tidak pernah turun

Pernakah anda mendengar gaji pegawai negeri diturunkan? Tentu saja tidak. Bahkan gaji PNS dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan meskipun gak besar-besar amat. Berdasarkan cerita dari ayah saya, gaji awalnya adalah sebesar Rp. 35.000,- dan sekarang gaji pokoknya sebagai PNS adalah 7 digit.

12. Banyak waktu luang

Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil itu sangat tidak terbebani sehingga seseorang bisa memiliki waktu luang yang sangat banyak. Bandingkan dengan bekerja di sektor swasta. Dengan banyaknya waktu luang tersebut, maka anda akan bisa lebih dekat dengan keluarga anda ataupun bisa melakukan bisnis sampingan.

13. Dipaksa orang tua

Ini adalah alasan yang terjadi pada beberapa orang. Pandangan orang tua yang belum berubah sejak dulu menyebabkan banyak orang  tua menginginkan anaknya juga terjun menjadi Pegawai Negeri Sipil sehingga karena keterpaksaan itu banyak orang  menjadi Pegawai Negeri Sipil.

14. Sayang orang tua

Ternyata ada juga orang yang memutuskan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil karena rasa sayang pada orang tua. Mungkin karena tidak ingin mengecewakan orang tua mereka, maka beberapa orang tersebut akhirnya memutuskan untuk menjadi PNS

Jadi, bagaimanan dengan anda? Apakan anda sudah memutuskan untuk menjadi PNS juga? Atau mungkin anda masih butuh alasan ekstra yang lebih kuat?

Apapun keputusan anda, tetap ikuti hati nurani anda . alasan diatas hanyalah alasan-alasan yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan.