4 Tips Untuk Tidak Meninggalkan Sampah Di Gunung

loading...
loading...
tips mendaki gunungPada postingan sebelumnya saya telah menyebutkan 4 jenis sampah paling populer di gunung. Postingan kali ini akan membahas tips dan cara agar kita tidak meninggalkan sampah-sampah tersebut di gunung. Adapun tips dan caranya adalah sebagai berikut:





1.     Ganti Tabung gas kecil dengan tabung gas 3 Kg

Agar kita tidak meninggalkan sampah berupa sisa tabung gas kecil ketika mendaki, maka kita bisa melakukan 2 hal. Yang pertama adalah membawa tabung gas 3 kg. Dengan membawa tabung gas 3 Kg, maka dijamin semua tempat pendakian di Indonesia akan sangat bersih dari sisa-sisa tabung gas kecil. Kalaupun kita malas untuk membawanya turun, saya yakin ada orang yang akan membawanya karena lumayan untuk dijual, kalaupun tidak ada yang berminat, maka pengusaha penjual tabung gas yang akan membawanya turun . Kedua, agar kita tidak meninggalkan sampah sisa tabung gas kecil, maka yang bisa kita lakukan adalah membawanya turun, dijamin tak ada lagi sampah jenis itu di gunung.

2.    Ganti mi instan dengan sayuran segar


Ada 2 cara agar kita tidak meninggalkan jejak bungkus mi instan di gunung. Cara yang pertama adalah ganti mi instan dengan sayur-sayuran segar. Selain lebih sehat dan mengandung serat  serta vitamin yang lebih baik dari pada mi instan, sayuran segar pastinya tidak akan menjadi sampah. Kaalupun terpaksa harus jadi sampah, alam akan mampu mengurainya lebih cepat dibandingkan plastik bekas bungkus mi instan. Bawalah sayuran yang cepat masak dan tidak mudah membusuk, seperti kol, kacang panjang, sawi, dan lain-lain. Cara yang kedua agar kita tidak meninggalkan bekas bungkus mi insatan adalah dengan membawa sampahnya turun.

3.    Ganti ikan kaleng dengan ikan asin, telur asin, kornet, abon, dan lain-lain


Selain berat dan kurang enak, ikan kaleng berpotensi besar menimbulkan sampah. Saya bisa mendengar dari sini yang bertanya “apa???? Ikan kaleng itu berat??”. Tentu saja iya. Kalau ringan kenapa masih banyak sisa kaleng ikan yang  bahkan tidak berisi sedikitpun di jalur pendakian gunung. Oleh karena itu, jika kita malas untuk membawa turun sampah ini, jangan bawa ikan kaleng. Gantilah dengan telur/ ikan asin yang setidaknya lebih mengandung protein yang tinggi. Atau jika punya cukup budget, bisa diganti dengan kornet atau abon sapi/ikan yang tentu rasanya jauh lebih enak. Saya yakin kebanyakan pendaki gunung bukan orang yang “kere”. Jika tetap masih ngotot membawa ikan kaleng, jangan lupa bawa turun sampahnya jika tidak ingin mengotori alam.

4.    Ganti botol air minum kemasan dengan botol yang lebih mahal


Ini adalah solusi terbaik bagi yang suka meninggalkan sampah botol plastik di gunung. Dengan membawa botol yang lebih mahal, tentunya akan sayang sekali jika kita membuangnya begitu saja, apalagi jika kita menjadikannya sebagai tempat penampungan “minyak goreng”.

Semoga tips diatas bermanfaat bagi anda yang berminat mendaki gunung.