Hal-Hal Yang Akan Dirasakan Mahasiswa Semeter Akhir Dengan Skripsinya

loading...
loading...

Apakah anda seorang pejuang skripsi yang sedang  kehilangan motivasi untuk menulis skripsi anda ? jika ya, selamat. Anda menemukan tempat yang tepat untuk kembali menambah amunisi semangat anda dengan membaca tulisan ini.
 Masa-masa semester tujuh mungkin adalah masa-masa paling krusial pada kehidupan perkuliahan seorang mahasiswa. Pada masa itu, mungkin anda sudah mulai muak dengan kehidupan perkuliahan dan di sisi lain teman anda satu-persatu telah mengajukan judul dan mulai melaksanakan ujian proposal.

Pada saat itu pula, orang tua anda di kampung,teman-teman anda , bahkan mungkin gadis anda akan menelpon untuk untuk sekedar bertannya “Sayang, judulnya udah diterima belum?”.

Pertanyaan itu adalah pertanyaan paling menakutkan untuk didengar oleh mahasiwa semester akhir. Dulunya,  saya menanyakan hal yang sama kepada senior-senior saya dan saya bisa melihat raut wajah mereka yang langsung berubah menjadi galau ketika mendengar pertanyaan itu. Saya tidak mengerti apa yang terjadi hingga akhirnya  ada yang menanyakan hal yang demikian pada saya. Pertanyaan itu betul-betul pertanyaan paling horor. Teman saya bahkan sampai membentak orang tuanya karena mendengar pertanyaan tidak mengenakkan itu, untung saja dia akhirnya sadar dan kemudian meminta maaf.

Ketika anda memasuki semester delapan, semuanya berubah. Anda tidak memiliki mata kuliah sama sekali. Kalaupun ada mungkin anda hanya memiliki satu atau dua mata kuliah. Masa semester  delapan seharusnya bisa anda gunakan untuk mencari judul atau berpetualang mendaki gunung sambil update status di jejaring sosial “ semoga bisa cepat dapat judul skripsweet”.
 
Di semester akhir, sikap mahasiswa yang dulunya selalu senang ketika dosen tidak hadir akan berubah seratus delapan puluh derajat mejadi kegalauan yang tiada tara. Anda akan mencari dosen bagaimanapun caranya. Bahkan meskipun dosen anda sedang berada di bandara untuk menuju kota lain, anda akan berusaha untuk menuju bandara demi sekedar mendapatkan tanda tangan dosen ada itu.

Sayangnya, ada beberapa orang yang tidak menyadari hal itu. Entah, apa yang mereka lakukan. Mereka tidak memiliki mata kuliah sama sekali, tidak memiliki bisnis jutaan dolar yang perlu diurus, tidak memiliki istri ataupun suami tetapi enggan untuk menyelesaikan kuliahnya. Mungkin mereka lelah, atau mungkin meraka malas. Mereka bahkan menyalahkan keadaan. Tetapi, satu hal yang harus anda tahu jika anda adalah salah satu dari mereka bahwa perjuangan meraih gelar sarjana itu bukanlah hal yang mudah.

Pada postingan kali ini, saya akan membagikan beberapa bentuk perjuangan yang  mungkin anda lakukan pada saat memperjuangkan skripsi anda.


1.    Anda akan menunggu dosen dari pagi sampai sore

Ini adalah bentuk perjuangan anda yang pertama. Jika anda memiliki dosen pembimbing  yang sering hadir di kampus, maka anda beruntung. Tetapi jika tidak, maka anda harus bersiap melakukan hal ini. Menunggu dosen pembimbing adalah hal yang lumrah di semester akhir. Jangan pernah mengeluh jika anda menghadapi hal ini, dan jangan pernah menyalahkan dosen anda yang tidak pernah hadir. Anda harus memiliki kesabaran ekstra untuk menghadapi hal ini. Di semester akhir, waktu anda dicurahkan sepenuhnya untuk menunggu dosen dan menyelesaikan skripsi. Anda mungkin harus mengorbankan waktu dan kebersamaan bersama pacar anda.


2.    Hasil penelitian anda bisa saja tidak sesuai dengan keinginan dosen pembimbing

Bisa anda bayangkan bagaimana rasanya melakukan penelitian berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian anda diminta mengambil data ulang? Salah seorang teman angkatan saya mengalami hal itu dan saya bisa melihat bagaimana sulitnya menghadapi tekanan seperti itu. Satu hal yang bisa membuatnya bertahan, yaitu keinginanya untuk segera sukses dan berhasil.


3.    Ujian anda bisa saja ditunda berkali-kali

Pada semester akhir, anda berada pada posisi yang membutuhkan sehingga tidak boleh ada keluhan jika ujian anda terpaksa harus ditunda. Hal ini bukanlah hal yang tidak mungkin. Mungkin saja pada saat jadwal ujian anda, tiba-tiba dosen pembimbing anda tidak bisa hadir karena sesuatu, maka anda harus bersiap memaklumi hal itu. 

Salah seorang teman saya pernah mengalami hal ini ketika dosen pembimbingnya mengalami kedukaan di hari seharusnya ia ujian. Teman seangkatan saya lainnya bahkan  mengalami penundaan hingga dua kali. Untung saja teman saya itu memiliki mental yang kuat. Saya tidak bisa membayangkan jika mereka memiliki mental yang lemah dan langsung down karena hal itu.


4.    Revisi skripsi berkali-kali

Revisi skripsi bukan hal yang mudah. Anda harus menerima kenyataan itu. Terkadang ada mahasiswa yang mengeluhkan betapa menjengkelkannya dosen pembimbing mereka karena tidak kunjung memberikan persetujuan untuk menempuh ujian skripsi. Jika anda mengalami hal ini, dewasalah. Jangan mengeluh. Anda bukan orang yang pertama kali mengalami hal itu.


5.    Dosen pembimbing tidak kunjung melakukan revisi

Hal ini mungkin adalah salah satu hal terberat yang anda hadapi. Anda harus bersabar menghadapi hal ini. Skripsi anda bahkan bisa dibiarkan berminggu-minggu tanpa ada koreksi sedikitpun. Skripsi saya bahkan tidak direvisi selama beberapa minggu hingga H-2 batas akhir pengumpulan berkas. Saya harus dua kali naik turun angkot dan jalan kaki ke rumah beliau hanya untuk menemukan informasi bahwa skripsi saya belum direvisi. Saya melakukan hal ini setiap hari. Satu-satunya yang menjadi pendorong semangat saya adalah janji Allah bahwa “sesungguhnya dibalik kesulitan itu ada kemudahan. Di balik kesulitan itu ada kemudahan (Q.S. Al-Insyarah:5-6)”.

Sebenarnya, ada begitu banyak tantangan tantangan lainya yang akan anda hadapi ketika anda telah sampai pada tahap akhir perkuliahan. Tetapi, saya hanya akan menyebutkan lima hal yang umum. Anda bisa menambahkan sendiri tantagan yang pernah anda hadapi di kolom komentar.

Satu hal yang pasti, anda akan belajar banyak hal ketika telah sampai pada tahap ini. anda akan mulai belajar bersabar, anda akan mulai belajar menghargai waktu, anda akan mulai rajin untuk ke perpustakaan, dan hal-hal lainnya yang hanya akan anda lakukan ketika telah sampai pada tahap ini.

Jadi, apa lagi yang anda tunggu? Segera selesaikan skripsi anda sekarang juga, kecuali jika anda berencana kuliah selama tujuh tahun.